Panti Jompo Murah di Bandung!

19 comments
Panti jompo Bandung


Ada pepatah yang mengatakan, menjadi tua itu pasti dan menjadi dewasa itu sebuah pilihan. Menjadi lemah dan tak berdaya, tentunya kita berharap akan menghabiskan sisa umur kita bersama keluarga tercinta. Namun, tak semua beruntung sehingga harus menghabiskan sisa hidup kita di panti jompo. Yuks, simak pengalaman saya beberapa waktu lalu mencari panti jompo murah di Bandung!

Laju Usia

Secara biologis kita tak bisa menahan laju waktu yang mau tak mau akan menggerus kekuatan tubuh kita. Sebagian orang menggantungkan harapan masa tua mereka kepada putra-putrinya agar mau merawat kelak.

Bercermin dari pengalaman salah seorang kerabat yang ‘akhirnya’ terpaksa dititipkan di panti jompo, saya pun tergelitik mencari tahu tentang panti jompo dan seluk beluknya termasuk berapa biaya hidup di panti jompo murah di Bandung yang harus kita keluarkan setiap bulannya.

Sebagian besar orang akan ‘alergi’ atau merasa tabu saat membicarakan mengenai hidup atau memilih menitipkan kerabat untuk tinggal di panti jompo. Sebenarnya apa sih panti jompo itu dan bagaimana kehidupan di sana? Berapa pula biaya yang harus dikeluarkan?


Panti Jompo

Panti jompo atau atau yang kini dikenal sebagai panti sosial tresna werdha merupakan tempat yang memberikan penawaran layanan fasilitas perawatan bagi lansia. Banyak sekali alasan mengapa seseorang dititipkan di panti yang pengelolaanya bisa dari pemerintah atau yayasan ini. Diantaranya adalah tidak memiliki pasangan atau anak, tidak ada keluarga atau kerabat yang bisa merawat karena kesibukan atau kesulitan saat harus merawat lansia.

Rasa tak nyaman sering kali muncul di hati banyak orang saat opsi menitipkan keluarga yang sudah lansia di panti werdha. Begitupun dengan saya pribadi. Bertahun lalu, opsi ini pernah diutarakan keluarga saat kami kesulitan menjaga salah satu kerabat yang sebut saja dengan sebutan Eyang Jauh karena beliau tidak memiliki suami dan anak.

Sebetulnya keluarga telah bergantian menjaga beliau selama bertahun-tahun dan terakhir dititipkan di salah satu saudara. Namun karena beliau juga merawatnya ibundanya yang juga sudah sepuh, ada hal lain yang menjadi pertimbangan.

Tantangan merawat lansia semakin bertambah di saat lansia mulai mengalami penurunan kesehatan baik fisik dan mental karena usia. Bila dulu Eyang Jauh masih bisa melakukan aktivitas secara mandiri, makan dan BAB sendiri, tugas keluarga menjadi lebih ringan. Seiring waktu tentunya sunatullah bila kemampuan itu berkurang perlahan. Alhamdulillah, Eyang Jauh masih sehat secara fisik namun secara psikis mulai pikun sehingga sering kali BAB sembarangan. Berbeda dengan Embah yang dulu saya rawat karena stroke selama bertahun-tahun sehingga melakukan semua aktivitas di tempat tidur atau Ibunda sebagai penyintas kanker yang hingga kini masih sehat,  lain halnya dengan Eyang Jauh. 

Jam biologis yang berubah, seperti lebih sering tidur di siang hari dan beraktivitas di malam hari. Dan aktivitas itu diisi dengan berjalan bolak balik ke setiap ruangan, mematikan lampu dan mencari makanan untuk dimakan. Karena sudah tak bisa mengontrol BAB, kotoran pun berceceran dan seluruh ruangan hampir setiap waktu harus dibersihkan karena bau nya tak tertahankan. Rumah yang tak seberapa luas jadi hambatan.

Keputusan berat pun diambil, Eyang Jauh sementara akan dititipkan selagi keluarga mempersiapkan tempat yang layak yang masih proses renovasi. Dan bila rumah yang lebih nyaman telah rampung, Eyang Jauh akan dikembalikan pada keluarga.

Keluarga pun mulai mencari informasi mengenai panti jompo di daerah Bandung Raya. Karena keterbatasan waktu, informasi awal hanya bisa keluarga dapatkan via internet. 

Tips Mencari Panti Jompo

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mencari panti jompo :

Pengelola

Pastikan teman Menong mencari tahu siapa pengelola yayasan, apakah negeri atau swasta. Pastikan pula panti memiliki dasar hukum secara legal. Bagi muslim, tentunya, alangkah lebih baik bila juga untuk memilih panti yang sejalan sesuai syariat. Profil pengelola biasanya tercantum di profil internet dan bisa kita cek silang saat kunjungan langsung.

Lokasi

Bila kita menitipkan orang tua atau kerabat, lokasi dipilih dan disesuaikan agar memudahkan kita bila akan menjenguk. Meski ketersediaan tempat kosong tidak bisa diprediksi, pilihlah panti jompo terdekat dengan keluarga agar lansia yang kita titipkan tidak merasa ditelantarkan atau dibuang.

Fasilitas

Biaya yang dikeluarkan akan sesuai dengan fasilitas yang disediakan seperti jumlah penghuni per kamar, ruang tamu, ruang rekreasi, tempat berjemur dan lainnya. Apakah dikhususkan untuk lansia perempuan atau campur laki-laki perempuan. Pastikan pula jumlah penghuni sesuai dengan kapasitas panti yang berarti tidak berdesakan.

Teman Menong juga bisa mengecek apakah ada pengelola memberikan kegiatan hiburan bagi penghuni panti.
kamar di panti jompo

Di internet biasanya sudah tertera gambar foto fasilitas seperti ruang kamar namun akan lebih pas bila sebelumnya teman Menong survei secara langsung. Bisa jadi foto akan berbeda dengan kondisi sebenarnya.

Pertanyaan mendasar apakah panti menerima lansia yang sudah tidak mandiri seperti sudah tidak bisa mengontrol BAB karena sudah pikun atau lansia dengan riwayat penyakit tertentu seperti stroke atau lainnya.

Sejauh survei yang kami lakukan, sangat jarang panti yang berkenan menerima lansia tidak mandiri. 

Biaya

Nah, ini menjadi faktor penentu. Sebetulnya pemerintah menyediakan panti jompo gratis bagi warga tidak mampu. Namun pasti lah sesuai dengan fasilitas yang disediakan.
Bila teman Menong memiliki dana lebih, panti jompo swasta menjadi pilihan. Biaya yang harus disediakan keluarga berkisar 3,5 - 6 juta per bulan. Pastikan apakah biaya tersebut termasuk pampers, obat ringan dan pendamping?

Tanyakan pula diperlukan deposit untuk biaya kamar 1 bulan sehingga teman Menong harus menyediakan dana untuk dua bulan perawatan di awal.

Karena sulit untuk mendapatkan tempat, sistem booking berlaku hampir di setiap panti. Meski lansia belum akan dititipkan karena masih banyak hal yang harus disiapkan, ada baiknya teman Menong untuk membayar satu bulan terlebih dahulu sebagai 'tanda jadi'.

Panti Jompo di Bandung Raya

Panti Jompo Pemprov Jabar

Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menyediakan 4 panti jompo yang berlokasi di Sukabumi, Karawang, Garut dan Bandung. Panti jompo asuhan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat bertempat di PPS Griya Lansia Lokasinya di Jl. Raya Pacet No. 186 Desa Pakutandang Kec. Ciparay Kab. Bandung. Tidak ada biaya apapun bagi siapa pun yang ingin menitipkan keluarganya di sini hanya saja ada persyaratan tertentu. Kapasitas panti memiliki daya tampung sebanyak 150 orang dengan fasilitasa satu kamar untuk 2 orang. Apa saja persyaratan nya?

  • Usia minimal 60 tahun
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Diutamakan mandiri
  • Tidak memiliki keluarga atau terlantar
  • Tidak memiliki gangguan jiwa
  • Surat rekomendasi dinsos kabupaten/kota
  • Hasil swab/PCR negatif
  • Surat pernyataan tidak mampu mengurus orang tua dari anak/keluarga di atas materai Rp 10.000,- diketahui RT/RW setempat (yang masih memiliki keluarga)
  • KTP dan KK
  • Surat pindah domisili dari daerah asal
Lansia di panti jompo ini mendapat fasilitas pendamping perawat, pramuwerdha, dokter,makanan, pakaian, dan bimbingan rohani.


Panti Jompo Werdha Karitas 

Berlokasi di daerah Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, panti jompo Karitas menerima lansia berusia 65 - 75 tahun dan diperkenankan untuk agama apapun (muslim, kristen, budha). Tidak ada patokan biaya namun biasanya nominal yang dikeluarkan berkisar 1 - 1,5 juta per bulan. Satu kamar dihuni oleh 2 - 3 orang.

Wisma Lansia Sunarti Nasution 

Wisma lansia Sunarti Nasution terletak di Jalan. Pak Gatot 1 KPAD Geger Kalong, Bandung. Wisma ini hanya menerima lansia yang mandiri yang berarti masih bisa beraktivitas makan dan BAB sendiri tanpa bantuan. 

Biaya yang diperlukan 4,5 juta per bulan bila memilih 1 kamar 1 orang dan 1,5 juta bila memilih 1 kamar untuk 3 orang. Biaya sudah termasuk pamper dan obat-obatan ringan serta pendamping kecuali bila lansia dirawat di rumah sakit maka biaya dan pedamping menjadi tanggungan keluarga. Wisma ini termasuk panti jompo murah di Bandung dari segi biaya.

Pengurus wisma biasanya meminta keluarga pasien untuk melakukan kunjungan terlebih dahulu sebelum menitipkan keluarganya.


Panti Jompo Fakku Raqaban Rancabolang

Panti di bawah afiliasi Muhammadiyah ini terletak di Jalan Gedebage Selatan No 14 A RT 02 RW 02 Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Telah berdiri sejak tahun 1980, panti ini dikhususkan bagi lansia tidak mampu sehingga tidak menerima lansia yang masih memiliki keluarga terutama keluarga mampu secara finansial. Kebutuhan panti berasal dari donatur.

Dikelola 6 orang pengurus, penghuni panti diberi kegiatan seperti pengajian, keterampilan dan kegiatan positif lainnya seperti senam dan check up kesehatan. 


Sebagian panti dikelola secara profesional namun sebagian bermula dari kepedulian terhadap sesama. Panti jompo tidak hanya menerima lansia namun juga beberapa orang berkebutuhan khusus meski usia kurang dari 60 tahun. Secara umum, penghuni panti memang berasal dari keluarga yang belum memiliki waktu atau keterampilan khusus untuk menjaga lansia.

Pondok Lansia

Panti tempat kami menitipkan Eyang Jauh, Pondok Lansia, sangat sederhana dengan rumah asli tahun 90-an tak begitu besar namun memiliki ruang yang cukup untuk diisi 11 orang penghuni. Sebagian penghuni mendiami kamar secara bersama-sama, termasuk Eyang Jauh. Beberapa penghuni dengan kebutuhan khusus seperti stroke atau lainnya menempati kamar sendiri. Sejauh ini, panti yang kami pilih menjadi satu-satunya panti jompo yang bisa menerima lansia tidak mandiri.
kamar di panti jompo

Setiap pagi, penghuni akan dimandikan oleh pengurus lalu sarapan dan diakhiri dengan kegiatan berjemur. Untuk menghindari penghuni 'kabur' dari panti, pagar besi sengaja tidak diberi pelumas agar sukar untuk digeser dan berbunyi saat ada orang datang membuka pintu.

Ada 4 pengurus termasuk ketua Yayasan, tiga orang stand by berjaga karena tinggal di panti dan 1 orang yaitu warga sekitar yang bertugas membantu mencuci baju dan memandikan penghuni.

Tidak ada kesan sedih, semua tampak sehat dan segar. Eyang Jauh sendiri nampak lebih penurut dan menghabiskan waktu dengan tiduran. Alhamdulillah sampai saat ini, setiap minggu selalu ada keluarga yang datang berkunjunng untuk menemani Eyang Jauh walau hanya beberapa jam sambil membawakan kebutuhan seperti minyak kayu putih atau kue.
berjemur di panti jompo

Saat berkunjung saya juga menyempatkan untuk berbincang dengan pengurus dan penghuni lain yang nampaknya senang saya ajak bicara. 

Panti jompo murah di Bandung bisa menjadi alternatif bagi teman Menong yang membutuhkan informasi. Tentunya kita berharap kita akan menua bersama keluarga. Sebagai seorang anak, merawat orang tua bisa menjadi ladang amal kebaikan namun saat tak ada pilihan, menitipkan orang tua atau kerabat di panti jompo bukanlah sesuatu yang tabu.   

Mampir di ig JustMenong
Referensi dari berbagai sumber
Foto : Dokumentasi JustMenong

Related Posts

19 comments

  1. Mbakkk sehat selalu yaa peluk online dari akuh

    ReplyDelete
  2. MasyaAllah, mbak... Tp mungkin kedepannya, kaya dulu daycare dianggap gak etis krn menitipkan anak, tp skarang jadi populer dg segala macam programnya. Mungkin panti jompo kelak jg akan begitu. Terutama di masa tua generasi millenials yg kental dg isu kesehatan mental. Panti jompo bisa jadi kelak jadi tempat yg paling representatif buat hidup para orang tua (usia kita), asal fasilitasnya mendukung. Syukur2 ada kegiatan tematik buat nyalurin hobi dan kumpul bareng sebaya. Hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget...banyak orang yang tak punya pilihan menitipkan orang tua di panti jompo seperti anak satu-satunya dengan kondisi tak memungkinkan merawat orang tua berkebutuhan khusus di rumah

      Delete
  3. lihat panti jompo kok jadi inget sama film Ivanna ya mba, panti yang identik dengan bangunan tua dan penghuninya sepuh-sepuh. jujur aku belum pernah lihat di dunia nyatanya sih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tak selama nya sepuh kok...bangunan terawat juga

      Delete
  4. Sedih aku kalo inget panti jompo :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus tetap senyum dan semangat saat berkunjung

      Delete
  5. Sampai sekarang masih agak takut dengar panti jompo karena biasa liat di film2 gitu orang tua yang dititipkan tidak di urus dengan baik. Tapi kalau melihat panti jompo diatas dengan fasilitas memadai mungkin bisa jadi bahan pertimbangan kelak

    ReplyDelete
  6. ternyata penting banget ya memilih panti jompo sebelum memutuskan untuk daftar, kita harus tau dulu profil dan pelayanan di sana

    ReplyDelete
  7. Semoga masih bisa merawat orang tua tanpa menitipkan ke panti jompo ya. Walaupun begitu, bukan hal tabu untuk menitipkan orang tua ke panti jompo kalau memang tidak mampu dari segi finansial.

    ReplyDelete
  8. MasyaAllah, tentu dengan berbagai pertimbangan hingga akhirnya menitipkan lansia di panti jompo. Dalam memilih panti jompo pun, harus betul-betul survei agar saling nyaman dan terbuka antara yang menitipkan dan dititipkan

    Terima kasih rekomendasinya, Mbak

    ReplyDelete
  9. Jadi ingat almarhumah Eyang NH Dini yang sengaja masuk panti Werdha karena banyak teman, ada yang membantu berkegiatan, beliau pilih panti yang fasilitasnya bagus dan pengurusnya perhatian, aku pernah berkunjung ke sana. Suasananya menyenangkan dan guyub..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba...cuman perlu mental juga kalau mau tinggal di panti jompo kalau bukan karena keinginan sendiri ya

      Delete
  10. Banyak juga ya panti jompo di Bandung dan fasilitas juga beragam, ada harga ada rupa ya, yang penting stafnya ramah dan perhatian

    ReplyDelete
  11. beberapa waktu lalu aku iseng liat-liat panti werdha di internet. dan aku nemu di thailand kalo nggak slah itu bagus banget segeerrrr. memang sih biayanya juga lumayan hehe. semoga di Indonesia ada panti werdha yang seseger itu biar nanti para lansia bisa makin fresh hehe. thanks infonya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. seperti nya ada mba..banyak kok panti werdha swasta dengan fasilitas bagus juga

      Delete
  12. Kalau di Indonesia masih dianggap tabu ya memasukkan orang tua ke panti jompo karena budaya kita, padahal kadang lebih terawat dan happy tinggal di sana karena nggak sepi dan banyak teman, banyak aktivitas juga..

    ReplyDelete

Post a Comment