Berburu Batik di Pameran Batik Bandung

9 comments
Berburu batik


Saya dan Zauji bisa dibilang termasuk pasangan yang jarang sekali menghadiri suatu event. Selain bekerja, rutinitas kami hanya seputar mengunjungi Ibunda dan sanak saudara lainnya. Hari libur terkadang kami isi dengan mengikuti pengajian atau berbelanja baik keperluan rutin atau sekedar iseng mencuci mata. Namun ada satu event yang nyaris tak pernah saya lewatkan yaitu pameran batik Bandung yang sering diadakan setiap tahun.

Batik 

Rasanya batik menjadi kebanggan bagi siapapun yang mencintai Indonesia. Sejak jaman dahulu, batik menjadi identitias bangsa Indonesia yang tidak terbantahkan. Awalnya batik memang hanya dikenakan para bangsawan yang dipakai pada momen tertentu seperti upacara pernikahan, kelahiran atau kematian. Seiring waktu batik pun dikenal lebih banyak kalangan termasuk rakyat jelata. Saat ini, batik tak hanya dikenakan dalam acara formal namun juga menjadi busana dalam keseharian. 

Sejak dicanangkannya sebagai karya agung warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non bendawi atau masterpiece of the oral and intangible heritage of humanity oleh UNOESCO di tahun 2009, batik semakin menempati ruang khusus yang tak hanya melekat dalam kesehariaan namun juga go international

Batik tak hanya identik dengan tanah Jawa namun juga dapat dikenali di daerah lain seperti Bali, Toraja, Papua. Motif batik di Indonesia mencapai ribuan dengan keunikan dan kekasan masing-masing yang memggambarkan indahnya budaya dan tradisi nusantara yang telah ada bahkan sejak masa Mataram. Motif batik memiliki tata susunan yang baku sesuai filosofinya masing-masing. 

Sebanyak 5.849 motif batik dari Aceh hingga Papua berhasil didokumentasikan Bandung Fe Institute dan Sobat Budaya. Tahukan teman Menong bila beberapa motif tersebut lekat dengan keseharian kita tanpa kita sadari? Sebut saja motif ‘mega mendung’ asal Cirebon, ‘ kawung’ dari Jawa Tengah, ‘parang’ dari Jawa, ‘priyangan’ dari Tasikmalaya, ‘sido mukti’ dari Solo, 

Pembuatan Batik

Batik merupakan karya lukisan menggunakan dengan bahan carian malam di atas kain membentuk motif yang khas. Dahulu batik dibuat dengan menorehkan langsung desain yang dibuat sang pembatik di atas kain menggunakan pensil lalu dilukis secara manual dengan tangan menggunakan canting. Tak hanya itu, pewarna alami yang masih sulit didapat dan kain berkualitas menjadikan batik bersifat eksklusif yang tidak sembarang dikenakan.
membatik

Seiring waktu jenis batik cap atau stempel mulai dikembangkan. Alat produksi berupa logam sebagai alat cetak khusus berbentuk motif yang diinginkan membuat pembuatan batik dapat dikerjakan secara massal dalam waktu singkat. Batik tak lagi didominasi keluarga kerajaan. Batik pun tak lagi berupa kain panjang, sarung, selendang, dodot, kemben dan ikat kepala. Kini bahkan kita dapat menjumpai beragam produk menggunakan kain batik sebagai bahan dasarnya seperti ras, topi, taplak, seprai dan lainnya. 

Perkembangan teknologi membuat pembuatan batik pun semakin beragam. Batik sablon (screening), printing dengan motif dan warna yang lebih ekspresif dibuat dengan beragam kain seperti katun, sutera, polyester, organdie, denim dan lainnya. 

OOTD Batik

Saya sendiri mengenal batik sejak mulai bekerja. Karena tidak mengenal seragam, kami harus rajin memadupadankan outfit yang kami kenakan setiap hari. Awalnya blazer menjadi pilihan kami namun tren outfit kantor bergeser menjadi atasan batik yang lebih simpel, ringan namun tetap terkesan formal.

Di awal tahun 2000-an, tak banyak pilihan baju batik di pasaran terlebih di kota kecil. Di kota Bandung pun, hanya ada beberapa toko yang menjual kain batik dengan motif klasik. Berhubung saya tak menyukai baju yang saya kenakan ‘kembaran’ dengan orang lain, saya lebih sering meminta Ibunda menjahitkan baju saya dengan kain batik yang saya beli.

Kain batik juga sering saya peroleh saat pergi ke daerah atau pemberian rekan. Meski jenis kain dan motif batik terus berkembang, namun selera saya tetap tak bergeser dari jenis kain katun yang mudah menyerap keringat dan motif sederhana dengan warna lembut. Tak jarang pula saya sengaja membeli batik dengan motif klasik untuk menambah koleksi.

Saya pun berkenalan dengan seorang penjual kain batik di sebuah pasar raya di kota Bandung. Ternyata beliau seringkali mendesain dan membuat sendiri motif kain batik yang dijualnya. Keunikan motif batik yang sering saya pakai menarik perhatian banyak teman sehingga saya berinisiatif menjualnya.

Dari beliau lah saya selalu mendapat informasi pameran batik yang diselenggarakan di Bandung. 

Pameran Batik

Kota Bandung sendiri sering sekali mengadakan event pameran batik, baik di area mall atau di gedung khusus yang biasa digunakan untuk acara besar atau pameran seperti Graha Mandala Siliwangi, Sabuga atau Sudirman Grand Ballroom. Penyelenggara pameran batik biasanya pihak mall atau dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang bekerja sama dengan pihak lain.

Salah satu pameran batik Bandung yang sering diselenggarakan adalah Festival Batik Bordir dan Tenun NusantaraPameran ini pertama saya kenal di tahun 2015. Event yang hadir setiap tahun ini bertempat di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh. Biasanya event ini diselenggarakan setiap 3 bulan sekali namun sempat terhenti saat pandemi di tahun 2020 dan 2021.

Tahun ini, Festival Batik Bordir dan Tenun Nusantara dilaksanakan pada bulan Februari dan Juni 2022. Saya sendiri menyempatkan diri untuk berburu batik di event yang kedua yaitu di bulan Juni yang  diikuti 70 stan pengrajin batik dan beragam UMKM dari berbagai daerah. 

Kita bisa memilih aneka batik dari berbagai daerah seperti Cirebon, Solo, Pekalongan, Yogyarta. Tak hanya itu, beragam produk bordir, aksesoris unggulan seperti bros dan aksesoris lainnya siap menyambut kedatangan penggemar kerajian khas nusantara.

Festival kali ini diadakan mulai tanggal 15 hingga 19 Juni 2022 dan menjadi bagian peringatan HUT ke-76 Kodam III/Siliwangi yang jatuh setiap tanggal 20 Mei.Geliat pulihnya roda perekonomian begitu terasa saat kita memasuki pintu masuk pameran. 

Tak berbayar alias gratis, teman Menong serasa disambut surga batik yang akan memanjakan mata dan jiwa. Diikuti banyak brand pengrajin batik ternama di sleuruh nusantara, tak salah bila saya merengek dan memaksa Zauji agar mau menemani saya.

Digawangi Maxxindo Communication sebagai event organizer, pameran bertajuk Festival UMKM dan Batik Siliwangi 2022 ini sukses merebut hati penikmat batik sekaligus memberikan jalan untuk menghidupkan kembali perekonomian yang sempat merebut dua tahun belakangan ini.

Tak hanya stan batik yang menyediakan beragam jenis dan motif batik, pameran batik Bandung juga berkolaborasi dengan berbagai pengisi acara untuk turut memeriahkan suasana. Banyak pengunjung yang hadir merupakan penggemar setia pameran batik ini seperti halnya saya dan Zauji.

Batik Garutan dan Cirebonan

Tepat setelah pintu masuk biasanya diisi stan batik Jawa lengkap dengan bordir. Rute yang kami ambil biasanya mulai ke arah kiri, lalu mampir di beberapa stan batik Jawa seperti Solo dan Yogya. Keduanya memiliki warna khas yang cenderung gelap. Harganya biasa di kisaran kurleb 125-150 ribu untuk batik cap. Batik tulis sendiri memiliki harga yang jauh lebih tinggi, minimal 500 ribu untuk selembar kain dengan panjang 2 m dan lebar 1,50 m.
lurik
Batik garutan dan Cirebon menjadi favorit saya karena harganya relatif lebih murah. Ini tentunya dibedakan karena jenis kainnya juga berbeda. Sering kali bertanya dan melihat-lihat, kain tenun selalu menarik perhatian saya karena motif nya yang indah dan terkesan mewah. 
kain tenun
Sebetulnya baju batik dengan berbagai model dan harga juga tersedia. Harga paling murah bisa mencapai 50 ribu untuk kemeja pria dan wanita. Tentunya kualitas kain dan motif berbeda ya.

Stan lain yang saya sukai adalah asesoris seperti bros atau kerajinan lainnya yang sering memberikan harga yang relatif lebih murah. Tak jarang pula saya mengikuti talkshow yang digelar hampir setiap jam.

Sebelum berkunjung ke pameran batik Bandung, tentunya saya sudah memperkirakan, warna dan motif apa yang belum saya punyai, meski pada akhirnya biru dan ungu selalu menjadi pilihan mata saya.  

Karena sudah hapal dengan agenda di setiap pameran batik, saya menyengaja untuk datang di hari terakhir pameran. Banyak stan yang memberikan diskon atau potongan harga sehingga saya bisa mendapatkan lebih banyak kain untuk dibeli. 

Dan sepertinya, trik ini juga sudah diketahui pengunjung setia pameran batik yang banyak dihadiri kalangan menengah ke atas. Banyak orang yang sengaja berburu batik tulis antik dengan harga miring langsung dari pengrajinnya tanpa perlu jauh-jauh ke kota asal.
batik garutan
Mengunjungi pameran batik Bandung tidak hanya menjadi waktu berkualitas bagi saya dan Zauji tapi jua menjadi sarana untuk lebih mengenal budaya dan tradisi nusantara yang perlahan akan tergerus jaman bila kita tak mampu melestarikannya. Ayo beli batik! 

Mampir di ig JustMenong
Referensi dari berbagai sumber
Foto : Dokumentasi JustMenong

Related Posts

9 comments

  1. Kira-kira apakah aku akan kalap kalau lihat batik secakep ini hihi

    ReplyDelete
  2. Aq suka batik yang motif mega mendung alhamdulilah sudah kebeli dan murah euy beli disni 40rbuan itu kain sisa pameran habisin stock, sama yang jarik harganya sama.. klo model kaya daster 85an. Bangga banget aq pake batik

    ReplyDelete
  3. Batik emg selalu keren ya...motif nya beragam dan cantik2šŸ˜

    ReplyDelete
  4. Batik itu motifnya cantik². Apalagi skrng batik sudah banyak modelnya. Mulai dari baju sampe long dress. Keren aja gt kalo pake batik

    ReplyDelete
  5. Banyak bgt ya Bu motifnya. Motif salur2 begitu juga termasuk batik ya. Ku kira batik selalu yg bercorak bunga2 gitu...

    ReplyDelete
  6. Aku baru mengenal batik bu, ku kira kotak2 gitu sarung. Trnyata motif batik jugaa

    ReplyDelete
  7. Batik merupakan kebanggaan bangsa indonesia.. Alhamdulillah masih dijaga smp skrg..

    ReplyDelete
  8. Batik tuh universal yah sekarang bisa dipake untuk resmi dan santai, jadi punya koleksi baju batik, bisa dipake ke suasana apa pun..

    ReplyDelete
  9. seneng, ya, kalo liat motif-motif kaya gini, bikin mood jadi naik.Saya suka banget sama batik, jadi seger liat main-main ke sini.

    ReplyDelete

Post a Comment