Pengalaman Operasi Ablasio Retina...Part 16

February 02, 2022 11 Comments

Kontrol Terakhir

Kontrol terakhir Zauji di Poli Retina, RS. Mata Cicendo berakhir dengan hasil analisis dari pemeriksaan Electroretinography (ERG). ERG atau Electroretinography (Elektroretinografi) merupakan pemeriksaan mata yang dapat mengukur respons listrik sel mata yang peka terhadap cahaya. Sel yang merupakan bagian dari retina ini disebut batang dan kerucut. Kerucut bertanggung jawab atas rasa sensitif mata terhadap warna. ERG digunakan untuk mengetahui kondisi retina termasuk kondisi sel di area makula pada retina. 

Hasil Pemeriksaan ERG



Dokter Made Indra Widyanatha, SpM (K) menyarankan kami untuk kontrol per 3 bulan saja mengingat perawatan untuk mata kanan Zauji sudah maksimal. Fokus kami selanjutnya menjaga mata kiri agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik. 

Kali ini kami berkunjung di klinik paviliun di hari Rabu pagi menyesuaikan waktu luang agar tidak mengganggu jadwal saya bekerja. Qodarullah, dr. Arief. S. Kartasasmita, Sp.M(K) sedang berhalangan sehingga kami kembali bertemu dr. Indra. Karena sudah sangat mengenal Zauji dengan baik, pemeriksaan berlangsung santai dan lebih banyak diisi dengan tanya jawab. 


Papil dan Silikon
Alhamdulillah, setelah sekian lama, kondisi tekanan bola mata kanan dan kiri selalu berada di kisaran nilai normal. Zauji sendiri masih disiplin menggunakan timol setiap pagi dan malam hari plus glaupen di waktu-waktu tertentu. Dan hasilnya tekanan mata cenderung stabil sesuai standar 10 - 21, kanan = 17 dan mata kiri = 13. 

Kondisi papil memang cenderung memucatkan dan tidak bisa dihindari karena reaksi alami akibat lepasnya retina secara berulang dan penggunaan silikon. Kondisi papil merupakan kondisi yang irreversible, tidak bisa dikembalikan pada kondisi sebelum sakit. Salah satu caranya menjaga kondisi tersebut hanya dengan pemberian pelindung papil berupa obat syaraf mata. 

Karena kondisi stabil, dokter Indra menyatakan kontrol selanjutnya dalam waktu 6 bulan kecuali ada keluhan seperti mata sakit. Meski saya perhatikan, dalam waktu 3 bulan ini, mata Zauji relatif aman dari keluhan seperti silau, mata merah atau berair karena mungkin sudah mulai beradaptasi dengan adanya silikon. Dokter Indra sendiri mengatakan bahwa sebenarnya silikon memiliki properti anti infeksi, namun sebagai benda asing dalam mata, tentunya silikon tetap akan menyebabkan efek samping reaksi tubuh seperti mata merah dan glaukoma (tekanan bola mata tinggi) bila terlalu lama tidak dievakuasi. 

Seperti biasa, dokter Indra juga menanyakan kondisi kaca mata apakah masih nyaman dipakai atau tidak. Karena kondisi cukup stabil, dokter Indra hanya meresepkan obat penurun tekanan bola mata yaitu timol dan glaupen, serta vitamin syaraf mata untuk menjaga papil. 
Timol Minidose


Lazy Eyes
Dalam kesempatan itu pun saya menanyakan tentang peluang mengoptimalkan mata kanan dengan penggunaan eye patches yang biasa digunakan untuk lazy eyes. Ternyata saya salah memahami lazy eyes seperti yang saya baca di internet. 

Dokter Indra menerangkan bahwa lazy eyes biasanya terjadi bila seseorang baru menggunakan kacamata di usia dewasa meski telah memiliki gangguan mata sejak masa kanak-kanak. Otak akan lambat memproses penglihatan dengan baik sehingga seakan-akan mata tidak bekerja. Dalam kondisi Zauji, sebetulnya tidak dikategorikan sebagai lazy eyes. 

Sebetulnya saya sudah membeli eye patches di toko online karena permintaan Zauji yang sesekali ingin membiasakan agar mata kiri tidak terlalu terfokus untuk ‘dipaksa’ digunakan menggantikan fungsi kedua mata. Sampai saat ini, eye patches yang saya beli belum sempat Zauji pakai. 

Alhamdulillah ala kulli hal

Bersyukur di segala keadaan.

Klik di sini untuk mampir di ig JustMenong

Foto : Dokumentasi JustMenong