Cara Mendaftar HKI Online Anti Gagal

7 comments
Cara mendaftar HKI online


Beberapa waktu lalu, jagad maya dibuat gonjang ganjing terkait dengan HAKI atau biasa juga disebut HKI. Alkisah seorang public figure yang ‘gercep’ mendaftarkan suatu brand komunitas, sebut saja ‘Citayam Fashion Week’ ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk kelas 41 secara online. Di saat bersamaan merek ‘Citayam Fashion Week’ ternyata diajukan pula oleh pihak lain pada tanggal yang sama, 21 Juli 2022. Sebetulnya bagaimana sih alur cara mendaftar HKI online?

Meski pada akhirnya kedua pihak mencabut pengajukan hak merek tersebut karena banyaknya pro dan kontra di kalangan masyarakat, ada hal lain yang bisa pelajari dari kasus ini. Tentunya saya tidak akan membahas konten yang menjadi viral. Saya akan mengajak teman Menong untuk berkenalan dengan HAKI atau HKI.

Dan tentunya banyak juga pertanyaan yang mungkin ingin teman Menong ketahui seperti:
Apakah itu kelas 41?
Apakah nama sebuah merek tidak boleh didaftarkan oleh dua nama (pihak) yang sama atau lebih?
Bagaimana cara mendaftar HAKI atau HKI secara online?

Apa itu HAKI atau HKI?

Hak Atas Kekayaan Intelektual atau HAKI atau HKI, mungkin sering teman Menong dengar. Istilah HAKI atau HKI biasanya muncul pada saat ada perseteruan antar dua pihak yang tereskpos di media. Kasus yang mungkin teman Menong ingat diantaranya sengketa perebutan merek ‘Geprek Bensu’ antara selebriti Ruben Onsu dan pengusaha kuliner Benny Sujono.

Kasus ini berakhir dengan pengadilan memutuskan PT Ayam Geprek Benny Sujono sebagai pemilik sah dan pemakai pertama merek “I am Geprek Bensu Sedep Beneeerrr” atau “I Am Geprek Bensu” sebagai merek yang terdaftar di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual dengan Nomor IDM000643531 untuk kelas 43, 24 Mei 2019. Nama Bensu sebetulnya singkatan dari nama pemiliknya yaitu Benny Sujono.

HKI bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap kemampuan intelektual seseorang. Kemampuan intelektual bidang apa saja yang dilindungi? 

Teknologi, pengetahuan, seni dan sastra.

Sejatinya HKI bertujuan melindungi kemampuan intelektual seseorang dari penyalahgunaan yang merugikan secara hukum dan ekonomi. 

Dalam kasus merek ‘Geprek Bensu’, pencipta dan pemilik sah merek ‘Geprek Bensu’ yaitu Benny Sujono akan dirugikan secara ekonomi manakala merek ‘Geprek Bensu’ digunakan oleh orang lain padahal Benny Sujono telah mengembangkan usaha tersebut selama bertahun-tahun hingga menjadi suatu usaha yang sukses.

Hal ini pula lah yang dikhawatirkan banyak kalangan bila merek ‘Citayam Fashion Week’ didaftarkan oleh pihak tertentu. Tentu saja pihak pemilik sah yang telah mendaftarkan merek ‘Citayam Fashion Week’ akan memiliki perlidungan hukum dan ekonomi sehingga pihak lain atau masyarakat tidak akan bebas menggunakan merek tersebut baik berupa kegiatan atau lainnya.

HKI sering identik dengan perlindungan suatu produk baik jasa atau barang agar terhindar dari pelanggaran HKI produk lain. Teman Menong pasti sering melihat banyak barang bajakan atau ilegal beredar di pasaran dengan angka penjualan yang terkadang melebihi barang aslinya. Hal ini sudah pasti membawa kerugian bagi produsen atau pemilik merek terutama secara finansial. HKI juga memberikan motivasi kepada produsen untuk memberikan kualitas produk terbaik bagi konsumen.

HKI terbagi menjadi Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri. 

Hak Cipta

Hak cipta terdiri dari buku, ceramah kuliah dan karya lisan lainnya, alat peraga, karya pertunjukan, koreografi, seni rupa, seni batik, sinematografi, fotografi, terjemahan, dan karya arsitektur. Hak cipta berlaku selama pencipta suatu karya masih hidup dan ditambah 50 tahun setelah pencipta meninggal dunia. 

Contoh paling mudah adalah karya suatu lagu disematkan pada pencipta lagu sebagai pemilik hak cipta yang sah. Pernahkah teman Menong menikmati sajian cover lagu di Youtube? Atau apakah teman Menong punya lagu favorit yang di-cover banyak orang? Apakah teman Menong pernah memikirkan apakah hak cipta lagu yang dicover tersebut diterima oleh pencipta lagu sebagai pemilik sahnya?

Berdasarkan pasal 9 Undang-undang Hak Cipta, cover lagu termasuk adaptasi, aransemen atau transformasi ciptaan yang mendapat keuntungan ekonomi semisal lebih laris dan terkenal bila disbanding versi orisinilnya termasuk ke dalam pelanggaran hak cipta. 

Nah, bagi teman Menong yang berniat meng-cover suatu lagu dan mengkormesilkannya (monetisasi channel Youtube) wajib memiliki lisensi dari pencipta lagu tersebut ya.  


Hak Kekayaan Industri

HKI kedua adalah Hak Kekayaan Industri yang terdiri dari paten, merek, desain industri, desain tata letak sirkuit terpadu, rahasia dagang, indikasi geografis. HKI yang paling sering diajukan adalah permohonan merek.

HKI jenis ini biasanya diajukan oleh umum, industri atau pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah.

Contoh merek yang telah didaftarkan sebagai HKI adalah Samsung, Janji Jiwa, Ayam Geprek Pangeran dan lainnya.

Pengecekan Nama Merek

Permohonan HKI dapat teman Menong ajukan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara daring. Jalur permohonan setiap jenis HKI berbeda. Cara permohonan dapat dilihat di laman dgip.go.id.

Sebuah ‘merek’ yang akan didaftarkan ke  Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual tidak diperbolehkan digunakan oleh produsen lain. Bagaimana ya caranya kita mengetahui apakah nama sebuah merek sudah didaftarkan atau belum?

Caranya mudah sekali, teman Menong hanya perlu mengintip laman pdki-indonesia.dgip.go.id. Cukup ketikan nama ‘merek’ yang akan teman Menong ajukan. Sebagai contoh, saya akan mengajukan merek 'Haznanda' untuk produk muffin yang saya buat.

pangkalan data kekayaan intelektual


pangkalan data haznanda

Merek 'Haznanda' tidak ada dalam pencarian Pangkalan Data Karya Intelektual. Hal ini justru akan membuat teman Menong lebih mudah karena sudah dapat dipastikan tidak ada pihak lain yang telah mengajukan merek Haznanda.

Yuks kita coba dengan merek lain!

pangkalan data warung


Waaah, ternyata banyak yang mengajukan merek dengan kata ' Warung'. Dan bila teman Menong perhatikan, ada 'Kode Kelas' yang berbeda. Apa itu ya? Yuks, kita simak pengalaman saya bagaimana cara mendaftar HKI online!

Cara Mendaftar Online

  • Pertama, teman Menong harus mempunyai akun di merek.dgip.go.id . Klik daftar dan isi data dengan benar.
  • Login bila akun sudah terverifikasi dan dapat digunakan
log in

  • Klik Permohonan Online
permohonan merek


  • Lalu, klik 'Tambah'
permohonan online tambah


  • Karena kita belum mempunyai billing, klik 'Belum'
belum ada billing

isi permohonan merek

isi jenis permohonan

  • Setelah mengisi 'Tipe Permohonan' dan 'Jenis Permohonan', kita juga harus mengisi 'Pilihan Kelas'. Sebetulnya teman Menong dapat memilih langsung kelas yang akan dipilih. Namun, dulu saya masih bingung masuk kelas yang mana ya Haznanda ini. 
  • Cara yang mudah adalah mengecek melalui Sistem Klasifikasi Merek.
  • Teman Menong bisa cek satu-satu, kelas mana yang sesuai dengan merek yang akan diajukan. Setiap kelas memiliki klasifikasi khusus misalnya kelas 1 (produk kimia) atau kelas 44 (jasa layanan perawatan tubuh)
  • Setelah mempunyai petunjuk kelas mana yang akan dipilih, yuks lanjutkan ke 'Permohonan Online' yang tadi dikerjakan.
  • Cari dan pilih Kelas


  • Bila 'Jenis Permohonan', 'Tipe Permohonan' dan 'Pilihan Kelas' telah terisi. Klik 'Pesan Kode Billing'
  • Teman Menong akan otomatis masuk ke laman SIMPAKI
  • Isi data dengan lengkap dan pastikan telah sesuai dengan data yang akan diajukan. Di bagian akhir akan muncul berapa biaya yang harus dibayarkan.
Pemesanan permohonan merek
  • Tekan 'Proses'


  • Selanjutnya kita akan mendapatkan 'Surat Perintah Pembayaran' yang berisi berapa nominal yang harus kita bayarkan dan kapan waktu terakhir pembayaran. Teman Menong bisa langsung datang ke BNI dan sampaikan ke bagian Teller akan membayar tagihan permohonan merek. Ada waktu 24 jam untuk melakukan pembayaran.
surat perintah pembayaran
  • Setelah melakukan pembayaran, teman Menong dapat kembali ke beranda untuk melakukan pengencekan Pasca Permohonan, termasuk melengkapi data dan dokumen pendukung. Siapkan pula logo, slogan yang akan diikutsertakan dalam pengajuan permohonan merek. Sebagai contoh : Haznanda, Muffin Favorit Keluarga.
  • Bila akan melakukan perubahan karena kesalahan kita, misalnya salah nama atau alamat pemohon, teman Menong bisa mengajukan perubahan. Dan tentunya kita harus membayar pengajuan perubahan. Pengalaman saya, biaya yang dikenakan Rp. 200.000, jadi pastikan data yang kita masukan sudah benar yaaa!

Masa mengajukan permohonan berlangsung selama hampir satu tahun untuk mendapatkan sertifikat. Namun, bila sudah tercantum di laman Pasca Permohonan maka secara hukum, merek yang diajukan telah sah karena pendaftaran merek ini menganut sistem 'First To File', pihak pertama yang mengajukanlah yang menjadi pemilik sah suatu merek. 

Teman Menong bisa mengecek di laman dgip apakah merek yang diajukan sudah terdaftar atau tidak. Ini contoh dari merek 'muffin' yang sudah terdaftar di dgip.
Merek terdaftar


Merek 'Haznanda' telah saya daftarkan dan masuk dalam kelas 32 (muffin). Apakah boleh teman Menong mendaftarkan merek 'Haznanda' untuk kelas lain?

Jawabannya boleh, misalnya Haznanda untuk kelas 43 (kedai kopi), 35 (counter makanan dan minuman), 36 (jasa layanan amal....) atau yang lainnya.

Bila masih merasa bingung, teman Menong bisa langsung bertanya via chat kepada petugas di laman resmi dgip atau telepon langsung ke 152. Jangan lupa selalu ingat kode billing dan nomor permohonan.

Seperti halnya memilih nama, judul, tagline, logo dan favicon sebuah blog, menamai sebuah merek pun harus didasari dengan pemikiran yang mendalam termasuk filosofi di dalam nya bahkan pada saat mulai merintis usaha, komunitas atau apapun juga.

Btw, riilnya, merek yang saya daftarkan adalah nama merek untuk komunitas (kelas 36). Biaya yang dikeluarkan Rp. 1,8 juta plus 200rb untuk biaya tambahan karena saya salah menulis nama pemohon.

Cara Mendaftar HKI Online melibatkan banyak laman resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Namun jangan ragu ya untuk mendaftarkan merek apapun yang kita punya.


Mampir di ig JustMenong
Referensi dari berbagai sumber

Related Posts

7 comments

  1. Wahhh matur thank you mbak..jadi tahu sekarang cara mendengarkan HKI

    ReplyDelete
  2. Ternyata mirip kayak beli domain gitu ya mba. Terimakasih infonya mba jadi tau cara mendaftarkan merek. Siapa tau suatu saat pengen bikin merek bisnis

    ReplyDelete
  3. Masya Allah detail bgt informasinya Bu. Bacanya juga gak ngebosenin. Tata caranya mudah tapi lumayan panjang juga ya mba dan bayarnya lumayan sih yaa kalau bisnisnya baru mau mulai. Jadi pengen cek bisnis makaroniku udah ada yg punya belum yaa, wkwkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. beda jenis beda harga kayaknya...yang saya daftarkan itu komunitas jadi masuknya umum..lumayan 1,8juta...plus bayar lagi karena saya salah tulis nama pemohon...nambah 200rb dong...hehehe

      Delete
  4. Ternyata bisa daftar online ya untuk mengajukan hki dan siapa saja bisa mengajukan tinggal diterima atau tidak kayak Baim Wong.. terima kasih infonya mba

    ReplyDelete
  5. Jangan sampai terlambat mendaftar HKI brand kita ya biar ngga keduluan orang lain ya sayang banget nama produk kita keburu diambil orang lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin nama komunitas dan domain kita harus didaftarkan juga ya

      Delete

Post a Comment