Toko Perlengkapan Alat Jahit di Bandung

Post a Comment
toko perlengkapan alat jahit


Sedari kecil, Ibunda sangat suka menjahit. Hobi ini kelak menjadi profesi yang Ibunda geluti hingga kini. Tak hanya menjahit baju, Ibunda juga merintis toko perlengkapan alat jahit yang masih beliau tekuni hingga di usia beliau yang menginjak 73 tahun di tahun ini.

Konon beliau telah mahir menjahit baju sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Baju yang terbuat dari kain gorden menjadi karya pertama beliau. Kakek dan Nenek sendiri mendukung minat dan bakat Ibunda dengan menyekolahkan putrinya ke sekolah khusus yaitu Sekolah Kesejahteraan Keluarga Pertama (SKKP) setara SMP dan Sekolah Kesejahteraan Keluarga Atas (SKKA) setara SMA atau kini setara dengan SMK. Jurusan yang dipilih Ibunda tentu saja jurusan Tata Laksana Pakaian.

Tambahan ilmu secara formal membuat Ibunda mulai memberanikan diri membuka jasa jahit baju. Usaha inilah yang terus ditekuni Ibunda hingga kemudian berumah tangga. Tak hanya jasa menjahit, Ibunda juga merambah usaha warung penyedia perlengkapan menjahit dari mulai kancing, resleting, benang (jahit, obras, neci, sulam dan lainnya), kain furing hingga asesoris mesin jahit.

Usaha yang dijalankan di rumah ini lumayan mendapatkan pelanggan khususnya di bulan Ramadhan. Tak lengkap rasanya berlebaran tanpa baju baru. Dahulu, tentunya menjahitkan baju lebaran secara khusus di penjahit menjadi hal yang lumrah. Di saat-saat inilah, Ibunda ‘marema’ atau ‘ramai pelanggan’.

Menong Modeste
Menong Modeste adalah nama usaha Ibunda. Nama ini berasal dari nama putri pertama beliau yaitu saya.

Tokyo

1001

Suryamas

Related Posts

Post a Comment