Day 26 : Ngabuburit Asik

Berbicara tentang ramadhan berarti pula membicarakan tradisi yang kerap ditunggu sebagian besar umat muslim. Ngabuburit, kata yang berasal dari bahasa sunda ini memiliki arti ngalantung ngadagoan burit alias santai menunggu waktu sore hari. Kata 'ngabuburit' kini digunakan secara luas untuk menyebutkan kegiatan rutinitas istimewa bagi siapapun yang bersuka cita menunggu waktu berbuka.



Ngabuburit Jaman Baheula

Ngabuburit tak hanya lekat bagi masa kanak-kanak yang dulu sering diramaikan dengan menyulut petasan atau sekedar jjs (jalan-jalan sore) sembari membeli aneka camilan teman berbuka. Seringkali, orang tua mengajak anak-anak ngabuburit dengan naik kuda atau delman di dekat rumah. Dahulu, sewaktu kami tinggal di rumah Embah yang terletak di dekat pusat pemerintahan, salah satu aktivitas ngabuburit adalah menonton balapan motor yang digelar di sirkuit dadakan dekat rumah. Meski berbahaya, atraksi ini sukses menarik minat banyak orang sebelum akhirnya dibubarkan petugas.



Ngabuburit Emak-Emak

Rasanya ngabuburit tak lagi bermakna bersantai namun juga sering diisi dengan kegiatan bermanfaat. Ngabuburit bagi emak-emak tentunya lebih banyak diisi dengan menyiapkan hidangan untuk berbuka meski sebenarnya saya hanya menemani Ibunda Zauji alias merangkap sebagai asisten. Biasanya acara masak memasak dimulai jam 3 sore dan berakhir jam 5 sore. Selebihnya, saya kembali ke aktivitas membuka laptop atau HP atau sekedar mengobrol dengan ZaujišŸ˜Ž

 

Ngabuburit Jaman Now

Sebelum pandemi ngabuburit sering diisi dengan kegiatan sosial seperti berbagi ifhtor atau donasi lain seperti keperluan perlengkapan mesjid, mushaf al quran dan lainnya. Alhamdulillah antusiasme teman-teman untuk berbagi di bulan suci ini berlipat-lipat lebih besar. Bersama salah satu komunitas yang kami ikuti, terkadang kami mengunjungi rumah yatim atau dhuafa langsung.


Kini, kami tak lagi meluangkan waktu untuk ngabuburit di jalan seperti dulu. Selain menghindari kerumunan, rumah kami terletak di tepi jalan ramai sehingga cukuplah menonton deretan jajanan yang digelar sepanjang jalan dan tak pernah sepi pembeli. 


Dan ngabuburit tentunya harus tetap diisi kegiatan produktif meski dilakukan melalui online. Sejak ada kurir online, kegiatan donasi ifthor dapat dilakukan melalui kurir baik saat memesan makanan atau mengirimkannya hingga tujuan. Kegiatan kajian dapat pula dilakukan melalui zoom meeting. 


Mampir yuks : Day 23 : Tips Meningkatkan Produktivitas Saat Puasa



#BPNRamadhan2021

#BPNDay26

Foto : Dokumentasi Justmenong

No comments:

Post a Comment

Assalamualaikum, teman!
Silakan tulis komentarmu di sini.
Jangan lupa pergunakan bahasa yang baik yaaa