Day 3 : Berbagi Harapan Bersama Justmenong

Awalnya saya tidak mengerti makna kalimat itu.

It’s only just a common phrase


Kebersamaan saya bersama blog justmenong memang diawali dari alunan sekelumit kisah perjalanan saya selama bertugas. Rasa cinta dan syukur saya terhadap negeri yang indah ini, saya coba lukiskan dalam untaian kata sederhana. Ada perasaan sayang bila koleksi foto-foto hanya saya simpan dalam folder laptop sehingga saya ingin berbagi dengan orang lain. Jujur saja, saya tak pandai bertutur menceritakan kisah diri saya sendiri sehingga alur blog hanya dihiasi semangat saya saat berkelana menjelajah negeri.


Seiring waktu ternyata banyak hal yang ingin saya ceritakan lewat blog sederhana ini. Salah satu yang menjadi titik balik adalah saat saya kesulitan mencari informasi mengenai ablasio retina yang diderita Zauji. Hampir semua postingan hanya menunjukan artikel yang dikemas secara ilmiah sementara saya sendiri tidak paham dan tidak tahu bagaimana harus melewatinya. Rasanya seperti kehilangan arah karena tidak ada yang menuntun langkah kami.


Di satu sisi, mungkin saya termasuk keluarga pasien yang cerewet meminta informasi lengkap saat berkonsultasi dengan dokter. Di tengah perjalanan waktu, saya tergerak untuk mencoba menuturkan kisah saya selama mendampingi Zauji bolak balik berikhtiar di RS Cicendo melalui tulisan. Informasi yang saya terima saat berkonsultasi dengan dokter terbaik di RS Cicendo, sedapat mungkin saya rangkai kembali menjadi kalimat yang mudah dicerna agar saya sendiri ingat dan mudah memahami apa yang sebenarnya terjadi. Hari-hari yang kami lalui di lorong rumah sakit, tangisan, rasa sedih dan sepi, segala harapan dan doa saya tuangkan melalui postingan yang kadang tak sempat saya tulis langsung karena waktu yang saya punya terbagi antara menemani Zauji, Ibunda – yang juga saat itu sedang dalam proses perawatan breast cancer –, dan tugas saya sebagai abdi negara.


Sharing is caring....

Tak disangka, artikel yang saya tulis mengenai ablasio retina menjadi rujukan beberapa pasien dengan kasus serupa. Ternyata saya dan Zauji tidak sendiri. Beberapa orang menghubungi saya langsung lewat email atau whatsapp dan menyatakan sangat terbantu dengan postingan yang saya buat.


Baca : Pengalaman Operasi Ablasio Retina...Perjuangan itu Dimulai..Part 9..OCT


“Alhamdulillah ala kulli hal”

Segala Puji Bagi Allah atas setiap keadaan.


Bila saja, semua postingan yang saya buat dapat membantu keluarga lain melewati cobaan yang sama, menemani saat kehilangan arah dalam lara, menitipkan doa dari jauh untuk siapapun yang sama-sama sedang berjuang, inilah harapan terbesar saya untuk tetap menulis di blog ini.


Apapun yang terjadi nanti, karena rangkaian kisah kami belum usai, itulah yang terbaik dan semoga menjadi jalan kebaikan bagi yang lain.

 

Bandung, 3 Ramadhan 1442 H


#BPNRamadhan2021

#BPNDay3



No comments:

Post a Comment

Assalamualaikum, teman!
Silakan tulis komentarmu di sini.
Jangan lupa pergunakan bahasa yang baik yaaa