Sebagai kota tujuan wisata, Bandung memiliki banyak sekali hotel yang bisa teman Menong pilih. Salah satu hotel itu adalah Hotel Harris Ciumbuleuit Bandung.
Lokasi
Banyak wisatawan yang mungkin sudah familiar dengan nama daerah di Bandung ini, Ciumbuleuit. Kawasan ini terletak tak jauh dari Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) dan Jl. Cihampelas - Jl. Setiabudhi. Ciumbuleuit merupakan kawasan lama di Bandung, jalan menuju Punclut (salah satu destinasi jalan pagi di Bandung) yang menjadi daerah istirahat karena suasananya yang tenang.Hotel Harris Ciumbuleuit terletak di Jalan Ciumbuleuit No.50–58. Lokasinya sangat strategis dekat berbagai fasilitas umum seperti mall, sarana olah raga, universitas, rumah sakit dan lainnya. Dari Gerbang Tol Pasteur dan Stasiun Bandung, Jl. Ciumbuleuit memang agak sulit untuk diingat karena harus melewati titik jalan yang sering kali macet dan hanya satu arah saja.
Hotel Harris termasuk dalam manajemen perhotelan TAUZIA Hotel Management, yang sejak tahun 2018 berada di bawah naungan The Ascott Limited, anak perusahaan dari CapitaLand. TAUZIA Hotel Management mengelola banyak brand hotel lain yang mungkin sudah teman Menong kenal seperti Harris, Pop!, Yello, Fox Harris, dan Preference Hotels
.
Di Bandung, teman Menong bisa menemukan dua Hotel Harris yaitu Hotel Harris Ciumbuleuit dan HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung yang terletak di Jl. Peta No.241, Suka Asih, Bojongloa Kaler, Bandung.
Hotel ini memiliki warna khas yaitu oranye dan abu dengan lobi kacanya. Hotel Harris sudah beroperasi sejak tahun 2015. Hotel Harris ini berada dalam satu area dengan Apartemen Galeri Ciumbuleuit 2 (GCA 2).
Saya menyukai area lobinya yang diberi aksen bulatan warna oranye - kuning - abu yang senada. Langit-langit tinggi dan kaca membuat lobi terlihat lapang. Area resepsionis memiliki desain yang unik dengan meja setengah lingkaran.
Saya beri nilai 5/5 untuk desain lobi Hotel Harris Ciumbuleuit.
Kamar
Hotel ini memiliki 210 kamar tamu dengan beberapa tipe seperti Harris room, Harris unique dan Harris suite yang memiliki luas 30m2, termausk luas untuk ukuran kamar hotel di tengah kota.
Kamar Harris Ciumbuleuit memiliki desain khas dengan warna oranye dan gaya minimalis seperti halnya fasad, area lobi dan resto. Backdrop kamar terlihat sederhana berupa lukisan dengan variasi warna oranye.
Karena kamarnya termasuk luas, 30 m2, kami mendapatkan juga sofa untuk santai. Zauji menyukai kamar ini karena masih ada space untuk sholat berjamaah. Meja kerja juga panjang sehingga bisa menyimpan banyak barang. Uniknya, meja kerja ini terletak di samping tempat tidur bukan di depan tempat tidur, bawah TV seperti biasanya.
Lemari pakaian didesain sangat sederhana. Sayangnya di kamar tidak ada karpet padahal daerah Ciumbuleit terkenal dengan udara dinginnya. Yang saya suka, setiap kamar mendapatkan sendal kamar berwarna oranye yang masih bisa teman Menong pakai di luar.
Rate kamar mulai Rp. 500.000 (tanpa sarapan) dan Rp. 600.000 (dengan sarapan). Tentunya teman Menong bisa mencari promo atau diskon lewat aplikasi.
Saya beri rate 5/5 untuk kamar Hotel Harris Ciumbuleuit Bandung.
Resto
Resto Hotel Harris Ciumbuleuit Bandung terletak di lantai 2 (2 lantai dari lobi). Desain resto terkesan unik dengan kurisnya berwarna cerah seperti oranye, kuning dan hijau.Sebetulnya tidak ada menu yang istimewa namun rasa setiap menu nya lumayan enak. Saya sendiri menyukai garlic bread yang tersedia setiap hari. Karena tamu sangat banyak, saya sering kehabisan salad. Sayangnya petugas resto juga kadang kurang gercep melayani saking banyaknya tamu.
Saya beri rate 4.5/5 untuk resto hotel ini.
Fasilitas Lain
Hotel Harris Ciumbuleuit Bandung terletak di daerah destinasi wisata sehingga tak heran bila teman Menong dengan mudah dapat menemukan aneka kuliner. Salah satunya adalah cireng racing.
Saya sendiri tidak kalau cireng viral ini namun karena banyak orang mengantri, akhirnya saya mengajak Zauji mengantri. Cireng ini termasuk cireng kekinian dengan variasi isian dan ukuran besar. Teksturnya tidak selembek cireng ori. Saya pribadi memang menyukai cireng jenis ini dan memilih isian keju dan ayam untuk dicicipi. Harganya Rp. 5.000 (termasuk mahal untuk saya)
Karena area hotel menyatu dengan apartemen, tempat parkir pun terintegrasi dengan parkiran apartemen. Karena menggunakan sepeda motor, kami memang tidak kesulitan mencari tempat parkir. Salah satu sebabnya karena lahan parkir yang sangat luas.
Hotel Harris Ciumbuleuit Bandung ini juga memiliki kolam renang outdoor yang cukup besar dan taman bermain yang ramah untuk anak.
Satu hal yang saya suka adalah adanya minimarket di lantai basement yang dekat dengan ruang meeting dan ballroom sehingga bila perlu sesuatu kita tak perlu mencari keluar.
Bagi teman Menong yang akan mengadakan acara, hotel ini menyediakan 1 ballroom yang luas dan 10 ruang meeting sehingga cocok untuk acara besar. Ruang di depan ballroom juga sangat luas sehingga dapat dipakai untuk acara.
Hotel Harris Ciumbuleuit Bandung bisa jadi pilihan bagi teman Menong yang ingin menghabiskan waktu jalan-jalan di Bandung.
Post a Comment
Post a Comment