Review Glamping Miracle Signature Hills Sari Ater Subang

Post a Comment
Review Miracle Signature Hills Sari Ater

Pengalaman menginap di glamping baru saya rasakan saat mengikuti outbound di akhir tahun 2021. Seru dan menyenangkan membuat saya tergelitik untuk membuat review Miracle Signature Hills Sari Ater, glamping yang kami pilih.

Glamping di Sari Ater

Miracle Signature Hills Sari Ater merupakan salah satu glamping yang terletak di area pemandian air panas Sari Ater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Menempuh satu jam perjalanan dari pusat kota Bandung, rasanya pengalaman ini layak untuk dicoba.

Bagi yang belum pernah kesana, glamping ini sekilas tersembunyi. Teman Menong akan disambut jalanan berbatu dan kantor respsionis kecil berupa bangunan cantik berdinding kaca transparan.

Seperti namanya Glamour Camping, deretan tenda besar yang dipadukan dengan kayu berderet rapi di atas ketinggian. Setiap tenda berdiri terpisah dari tenda lainnya dihiasi pagar kayu. Para tamu harus menaiki tangga besi untuk mencapai tenda besar yang akan menjadi kamar kami selama 2 malam 3 hari. 

Meski tangga ini aman untuk dinaiki, teman Menong yang mengajak anak-anak (terutama balita), lansia atau yang memiliki masalah dengan kaki atau ketinggian harus memikirkan matang-matang saat akan mem-boooking kamar disini.

Bagi teman Menong yang memilih kamar yang tak perlu menaiki tangga, pihak hotel juga menyediakan kamar eksklusif dan pastinya dengan rate yang lebih mahal. Kamar ini lebih didominasi dengan kayu. Tangga yang disediakan juga tak terlalu tinggi sehingga aman untuk anak-anak dan lansia.

Fasilitas Kamar

Begitu sampai di atas, kami disambut langit-langit tenda lumayan tinggi sehingga teman Menong dapat berdiri tegak saat berada di kamar. Seperti halnya tenda untuk berkemah, tenda glamping juga dilengkapi dengan restleting super besar sebagai pintu masuk. “Pintu’ ini dapat dilipat ke arah atas bila teman Menong udara segar masuk ke dalam kamar.

Di dalam kamar yang kami tempati ada 3 tempat tidur, satu tempat tidur utama berukuran besar (nomor 2) dan dua tempat tidur berukuran kecil (nomor 4) lesehan. Di depan ‘pintu’ kamar, ada satu set kursi dan meja tamu plus TV. Satu buah lemari kayu tersedia di sudut yang tak bisa kami buka bila dua kasur kecil digelar di bawah.

Satu wastafel tersedia di dekat kamar mandi berukuran kecil. Jangan bayangkan kamar mandi ala hotel ya. Hanya ada shower air hangat, ember, gayung dan toilet duduk. Teman Menong juga mendapatkan peralatan mandi (handuk, sabun, shampo) dan jemuran yang ditempatkan di teras depan pintu tenda. Jangan lupa pastikan air (dan ari panas) di kamar mandi mengalir lancar.

Saya sendiri memilih kasur yang digelar di lantai kamar agar lebih leluasa mengobrol. Setelah tur singkat ke kamar sebelah (kami tak kuat untuk mengunjungi kamar lain lagi karena capek naik turun tangga), kami memilih tidur lebih awal melewatkan malam keakraban.

Karena masih memiliki utang pekerjaan, saya membuka laptop. Alhamdulillah colokan listrik cukup tersedia dan jaringan internet cukup lancar sehingga saya dapat berselancar di dunia maya dengan bebas.

Restoran 

Resto Miracle Signature Hills terletak lobi yang dipisahkan dengan jalan berbatu. Konsep resto outdoor nuansa alam sangat cocok dengan tema glamping. Dari segi makanan, rasa sajian juga lumayan enak di lidah khususnya untuk masakan sunda. Resto ini dapat teman Menong gunakan sebagai tempat untuk berkumpul karena luas dan dilengkapi dengan panggung musik.

Resto juga menyajikan minuman hangat seperti bandrek dan bajigur, rebusan bahkan sosis panggang dan sate yang bisa menemani teman Menong di kala udara malam semakin mendingin.


Yay or Nay

Bagi teman Menong yang berjiwa seperti saya, ingin beraktivitas outdoor namun malas bersusah paya, glamping bisa menjadi ide yang seru untuk dicoba. Banyak spot cantik yang instagramable yang bisa teman Menong pakai untuk selfie atau wefie. Saat malam tiba, pemandangan indah menyambut teman Menong.

Hanya saja, seperti halnya tenda untuk berkemah, banyak hal tak terduga saat kita menginap di glamping. Salah satunya bila musim hujan tiba, atap tenda yang kurang kuat tak akan sanggup menampung air sehingga terkadang membuat atap tenda bergelayut ke bawah penuh air atau bahkan bocor. 

Saya dan teman yang tidur di kasur bawah kebagian merasakan atap yang rembes membanjiri kasur. Belum lagi hawa dingin yang pastinya tak bisa kita bendung. Karena bernuansa alam, jangan heran bila teman Menong akan sering menemukan lintah atau pacet merayap diam-diam di kamar mandi, wastafel dan bahkan area dinding tenda atau lantai kamar.

Bagi teman Menong yang mengharapkan privasi, disarankan untuk memilih kamar ‘suite’ karena tipisnya dinding akan membuat obrolan kita sampai ke ‘tetangga’ di sebelahnya.

Secara keseluruhan, saya menyukai Miracle Signature Hills sebagai pilihan mendapatkan pengalaman menginap di glamping. Bagaimana dengan teman Menong setelah membaca review ? Apakah tertarik juga?

Newest Older

Related Posts

Post a Comment