Pengalaman Operasi Ablasio Retina...Part 12...Menunggu

Menjelang satu tahun pasca operasi ke-7

Hampir satu tahun, kami ‘bersahabat’ dengan ablasio retina. Ablasio retina merupakan lepasnya retina sehingga terjadi gangguan penglihatan. Ablasio retina dapat muncul salah satunya karena faktor rabun jauh parah, minus tinggi untuk kasus Zauji. Qodarullah, beberapa hari sebelum munculnya gejala yaitu hilangnya penglihatan mata, kami berdua mengalami kecelakaan motor. Entahlah, apa yang memicu terjadinya robekan pada retina mata kanan, yang jelas hingga kini Zauji masih mengalami penurunan penglihatan meski tidak separah saat awal sebelum operasi.

 

Mampir yuks : Pengalaman Operasi Ablasio Retina…Saat Nikmat Mata Berkurang


Bulan Juni tahun ini, tepat 1 tahun pasca operasi ke-7. Secara teori, seharusnya silikon oksana HD yang dipasangkan pada operasi ke-7 harus segera dievakuasi maksimal 3 bulan pasca operasi. Namun dengan riwayat robekan retina yang berulang, dokter memutuskan untuk menunda selama mungkin hingga kondisi retina dipastikan benar-benar menempel.

 

Mampir yuks : Pengalaman Operasi Ablasio Retina...Saat Cinta Diuji

 

Tekanan Mata

Setiap bulan, kami secara rutin kontrol ke poli reguler RS Cicendo, selain itu memastikan kapan evakuasi silikon, kami pun perlu mengecek tekanan mata dan kondisi retina apakah ada robekan atau tidak. Alhamdulillah, hingga saat ini, kondisi retina masih menempel dan stabil meski papil memang terlihat memucat sebagai akibat lamanya pemasangan silikon sehingga terjadi penurunan penglihatan. Karena tekanan mata selalu naik turun, Zauji pun akhirnya memang secara rutin mengonsumsi Glaucon (Glauseta) untuk menjaga tekanan mata. Secara teori, Glaucon tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi untuk jangka panjang sehingga dokter menyarankan Glaucon diminum tidak setiap hari. Obat tetes timol menjadi obat tetes wajib setiap pagi dan malam, sedangkan glaupen hanya ditetes bila tekanan mata >24.


Tidak ada yang bisa kami lakukan untuk mengontrol tekanan mata karena berbeda kadar gula darah atah tekanan darah yang bisa dideteksi dengan alat mandiri di rumah, tekanan mata hanya dapat diukur dengan alat di RS dan tentunya ini menjadi kendala bagi pasien yang hanya bisa mengetahui tekanan mata saat melaksanakan kontrol rutin.

 

Kontrol di Klinik Paviliun

Bulan Mei, kami berinisiatif menemui Prof. dr. Arief S. Kartasasmita, Sp.M (K) M.Kes Ph.D di klinik paviliun namun qodarullah beliau berhalangan dan digantikan oleh dr. Made Indra Widyanatha, SpM (K). Beliau adalah salah satu dokter yang sering kami temui di poli reguler BPJS dan beberapa kali menggantikan Prof Arief atau dr.Rova Virgina, Sp.M (K) di klinik paviliun.

 

Beliau menerangkan meski secara teori, silikon HD seharusnya sudah dievakuasi namun dokter memutuskan untuk mempertahankan kondisi agar retina menempel sempurna. Dokter juga menenangkan khawatiran kami mengenai penglihatan yang menurun karena papil yang terus memucat. Kerusakan papil berbeda dengan kerusakan retina. Kerusakan papil bersifat irreversibel artinya kondisi tidak bisa dikembalikan ke semula namun proses penurunan penglihatan terjadi dalam jangka waktu yang panjang yang berbeda dengan ablasio retina yang terjadi dalam waktu singkat namun penglihatan bisa dikembalikan menjadi normal selama retina dapat menempel kembali.


Saat ini, mata kanan Zauji memiliki minus kecil karena mata kanan tidak memiliki lensa mata (sejak operasi ke-2) dan masih terpasang silikon HD sehingga saat menggunakan kacamata akan terlihat jelas perbedaan ketebalan diantara lensa mata kanan dan mata kiri. Beliau menyarankan agar Zauji menggunakan hard lens agar kacamata Zauji yang memiliki minus dengan selisih jauh berbeda antara kanan dan kiri, terlihat memiliki ketebalan yang sama. Kacamata minus kedua mata menggunakan ukuran minus kacamata kanan yang lebih kecil sedangkan pada mata kiri dipasang hard lens untuk menggenapkan kekurangan minus di mata kiri. Dokter Indra memberikan rujukan dokter spesialis yang dapat memberikan rujukan apakah Zauji dapat menggunakan hard lens atau tidak. 


Banyak pertanyaan yang kami ajukan dan Alhamdulillah dr. Indra menjelaskan semua pertanyaan yang kami ajukan dengan jelas. 


Pertanyaan apa saja yang kami ajukan???

Mampir yuks : Pengalaman Operasi Ablasio Retina...Part 12...FAQ


Referensi dari berbagai sumber

Foto : Pixabay


No comments:

Post a Comment

Assalamualaikum, teman!
Silakan tulis komentarmu di sini.
Jangan lupa pergunakan bahasa yang baik yaaa