Taman Hutan Raya, Tahura, Dago Pakar, Bandung

Post a Comment
Bagi teman Menong yang sedang mengunjungi Bandung, selain Lembang dan sekitarnya atau daerah Bandung Selatan seperti kawasan pemandian air panas di Ciwidey, tak salah bila teman Menong menyempatkan waktu menghirup udara segar di kawasan hutan lindung. Taman Hutan Raya, Tahura, Dago Pakar, Bandung. 

Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda (Tahura) atau THR Juanda atau yang lebih dikenal dengan sebutan Dago Pakar terletak sekitar 10 km dari pusat kota Bandung.
Gerbang utama

Tahura memiliki 2500 jenis tanaman, 40 familia dan 112 spesies seluas 590 hektar yang membentang dari daerah Dago hingga Maribaya Lembang. Jadi teman Menong yang berniat ngabolang menuju Lembang dapat melalui rute ini. Tahura sendiri dikelola oleh Dinas Kehutanan Pemda Provinsi Jawa Barat dengan konsep hutan lindung sekaligus destinasi wisata alam dan sejarah.
Tanaman koleksi Tahura

Udara yang bersih dan lingkungan yang bersih membuat Taman Hutan Raya, Tahura, Dago Pakar, Bandung menjadi tempat yang asik untuk berolah raga lintas alam dan berekreasi. Teman Menong dapat memulai perjalanan dari gerbang utama di Kampung Pakar, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan kota Bandung atau hanya beberapa menit dari terminal Dago –saya sendiri masuk melalui PLTA Bengkok bukan dari gerbang utama–. 

Jalan setapak

Dengan membayar tiket seharga Rp. 8.000, teman Menong dapat menempuh lintasan sejauh 6 km dalam waktu 2 – 3 jam menuju obyek wisata curug Omas di Maribaya – Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Jarak yang cukup jauh bila ditempuh dengan kendaraan melalui Jalan Setiabudhi.

Hutan yang dibangun Belanda pada tahun 1912 ini memiliki beberapa obyek wisata di dalamnya seperti gua jepang dan gua belanda, monumen Ir. H. Juanda, rumah flora, museum, curug (air terjun) dan taman bermain. Pengunjung pada umumnya menyengaja untuk melihat gua jepang dan gua belanda, bukti dan saksi bisu penjajahan di bumi nusantara ini. 
Gua Jepang

Denah gua jepang

Gua jepang, gua pertama yang bisa teman Menong kunjungi karena berjarak tak jauh dari gerbang utama. Gua yang dibangun tahun 1942 ini memiliki 4 pintu masuk dengan 2 ventilasi. Terlihat lebih kecil dan pengap berbeda dengan gua Belanda  yang lebih besar dan luas. Pada jamannya, gua ini digunakan sebagai tempat penyimpanan amunisi, logistik dan komunikasi radio.

Masih ngeri membayangkan sudut sel tahanan di gua belanda😱

Denah gua belanda
Gua kedua adalah gua belanda yang merupakan jalan tembus menuju kawasan Maribaya. Dibangun pada tahun 1906, awalnya gua ini digunakan untuk terowongan PLTA Bengkok dan kemudian beralih fungsi menjadi markas militer dan stasiun radio telekomunikasi. Gua belanda dibangun menyerupai jaringan di perbukitan batu pasir tufaan. 

Teman Menong dapat menjelajah isi gua yang dahulu dijadikan markas militer sekaligus sel tahanan. Meski sedikit lembab, gua belanda masih terpelihara dan aman untuk dilewati. Jangan khawatir dengan suasana gelap karena ada penyewaan senter di setiap mulut gua.

Bandung💛

Suasana yang sejuk dan asri akan membuat teman Menong terlupa sejenak bila Taman Hutan Raya, Tahura, Dago Pakar, Bandung berlokasi tak jauh dari pusat kota. Area Tahura sudah dilengkapi dengan bangku dan meja untuk beristirahat sambil menikmati bekal yang dibawa dari rumah. Toilet bersih juga tersedia di beberapa titik.

Rasa lelah akan terhapuskan oleh pemandangan indah di sepanjang lintasan. Yuuk jalan-jalan ke Taman Hutan Raya, Tahura, Dago Pakar, Bandung😃

Related Posts

Post a Comment