Senin, 04 September 2017

Enchanting Bali (2)

September 04, 2017 0 Comments
Tak lengkap rasanya bila tak mampir di destinasi favorit wisatawan yaitu pantai. Dipisahkan oleh selat Bali dari Pulau Jawa dan selat Lombok dari Pulau Lombok, Bali merupakan persinggahan terakhir pulau tropis yang memisahkan zona ekologis Asialis dan Australasia. Kontur alamnya yang indah pasirnya yang putih, lautnya yang biru dan pemandangan sunrise dan  sunset yang menawan membuat siapapun jatuh cinta pada pantai Bali.

Ada banyak pantai di pulau Bali, salah satunya tentu saja pantai Kuta. Pantai Kuta berada di selatan pulau Bali menghadap langsung Samudera Indonesia dan terkenal dengan keindahan sunset-nya. Pantai Kuta menjadi lokasi ngabuburit saat saya berkunjung kesana (semoga tidak berubah jadi area ngabatalan). Berbekal taksi online dengan ongkos kurang lebih 60 ribu rupiah, saya dan seorang teman nekad ngabolang menjelang magrib sehingga jalanan agak sedikit tersendat.

Dengan jalan yang tidak terlalu besar dan hanya bisa dilalui satu arah saja, banyak wisatawan yang menyengaja untuk berjalan kaki di sepanjang jalan. Banyak orang yang bercengkerama, bermain voli, menjajal surfing atau hanya berjalan menyusuri pantai sambil menunggu datangnya matahari terbenam.

Selamat datang di Pantai Kuta --akhirnya--


Favorite destination

Menikmati sunset di Pantai Kuta

Pantai kedua adalah pantai Sanur. Selain karena destinasi wisata yang populer dengan keindahan matahari terbit-nya, pantai di sebelah timur Denpasar ini punya catatan tersendiri di hati saya. Terik matahari di siang bolong tak menyurutkan tekad saya untuk menyambangi pantai indah ini.

Pantai Sanur, 1976
Pantai Sanur, 2017

Berlawanan dengan pantai Kuta, pantai Sanur cenderung tenang tanpa ombak yang besar pantai Sanur merupakan salah satu jalan menuju Nusa Penida dengan menggunakan speedboat.



Kapal menuju Nusa Penida

What happens at the beach stays at the beach

Kemanapun pergi....tempat inilah yang dituju

Ada satu destinasi lain untuk bolangers bila sudah pernah mampir di pantai-pantai favorit Bali yaitu pantai Lebih. Pantai Lebih terletak di Kabupaten Gianyar. Hamparan pasir putih dapat bolangers nikmati dengan menuruni anak tangga tak jauh dari jalan raya. Pantai mempesona layak direkomendasikan sebagai tempat melepas lelah sambil menikmati ikan bakar hasil tangkapan nelayan atau sate lilit di jejeran warung makan dengan menu lainnya yang menggoda selera.


Memancing ikan

Menyantap ikan bakar di pantai Lebih


Dengan begitu banyak destinasi wisata yang memikat…enjoying Bali is a must, bukan?

-Baca juga Enchanting Bali (1)-

Referensi : Disarikan dari berbagai sumber
Foto : Dokumentasi Pribadi

Minggu, 03 September 2017

Enchanting Bali (1)

September 03, 2017 0 Comments
Bila ditanya destinasi wisata mana yang paling ingin saya kunjungi...jawabannya adalah Bali. Yupp....bertahun-tahun memendam keinginan akhirnya terwujud juga di sela kesibukan mengerjakan pekerjaan kantor yang tak ada ujungnya :)

Tak salah bila pesona Bali tak pernah ada habisnya, Bali menjadi surga wisata bagi wisatawan mancanegara dan domestik. Bali sendiri merupakan provinsi terkecil di Indonesia. Namun demikian keindahan pantai, kesenian dan budaya yang unik membuat  Bali selalu menawarkan sesuatu untuk dinikmati. Keindahan Bali tak hanya pantai namun juga meliputi hamparan sawah dan hutan tropis. Tak heran karena pulau dewata ini dibelah sungai, ngarai, kanal dan dihiasi hutan tropis.



Jembatan Tukad Bangkung, jembatan tertinggi se-Asia yang menghubungkan Kab.Badung, Kab. Bangli dan Kab. Buleleng

Keeksotisan Bali diwarnai oleh budaya yang masih tak tersentuh oleh jaman karena upacara adat dan ritual keagamaan, mayoritas penduduk Bali beragama Hindu, tak pernah lepas dari keseharian.


Rumah hunian Bali saja mempunyai cerita tersendiri. Terbagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda, hunian Bali memiliki tata cara penempatan lahan untuk tempat tinggal dan bangunan suci. Seluruh bangunan dikelilingi tembok yang memisahkan dari lingkungan luar.





Rumah hunian Bali


Desa Penglipuran di kabupaten Bangli merupakan salah satu desa tradisional yang dijadikan destinasi baru wisata. Berada di ketinggian 600 – 700 meter di atas permukaan laut, desa Penglipuran menyuguhkan keunikan desa asli Bali. Gerbang, atap dan dinding rumah menunjukan keseragaman dengan konsep berpadu dengan alam. 

Desa Penglipuran penuh pesona


Seperti pada umumnya desa di Bali, di Desa Penglipuran juga terdapat kompleks pura. Seperti halnya mengunjungi desa adat, bolangers tentu diharuskan berpakaian rapi dan sopan. Ada sarung adat bali yang bisa bolangers sewa tepat di bale depan kompleks pura.






Desa Penglipuran menawarkan keunikan yang berpadu dengan kesejukan penuh kedamaian asli Bali. Selain melihat-lihat suasana desa, bolangers dapat membeli cinderamata yang dijajakan langsung di rumah penduduk.



Cinderamata pilihan

Jeruk bali


Melewati obyek wisata Sangeh setiap akan bertugas mengunjungi sebuah sekolah di Petang, Badung, rasanya tak tahan bila tidak mampir sejenak. Sangeh merupakan hutan tropis pohon pala yang sudah berusia ratusan tahun dan  dihuni kera-kera jinak, Macaca facicularia. Kera-kera ini sudah biasa berinteraksi dengan manusia. Bolangers  dapat berfoto dengan kera di pangkuan. Namun jangan coba-coba untuk memeluk kera-kera itu, pawang selalu mengingatkan untuk tidak -bahkan sekedar- menyentuh saja. Biarkan ia naik sendiri ke pangkuan bolangers.





Asyik di pangkuan :D
Hutan seluas 10 hektar ini juga dihuni oleh berbagai satwa seperti elang, burung hantu, musang, kucing hutan dan alap-alap. Di area hutan juga terdapat pura Bukit Sari yang merupakan peninggalan kerajaan Mengwi.

Salah satu tempat wisata yang mencerminkan kebudayaan Bali lainnya adalah Art Center Bali – Taman Werdhi Budaya yang seringkali dijadikan tempat pementasan seni. Art Center ini digagas oleh guburner Bali, Ida Bagus Mantra. Berada di sebelah timur kota Denpasar, di area seluas 5 hektar ini, pengunjung dapat menikmati festival seni yang diselenggarakan di bulan Juni – Juli.

Panggung Terbuka Ardha Candra 

Taman Werdhi Budaya sendiri menjadi pengembangan kesenian dan pelestarian budaya. Banyak anak muda yang berkelompok menghabiskan waktu untuk berkreasi di taman ini.


-Baca juga Enchanting Bali (2)-

Referensi : Disarikan dari berbagai sumber
Foto : Dokumentasi Pribadi