Cerita Kisah Melawan Kanker Payudara.. Part 6...Sesi Pertama Kemoterapi

Hari pertama kemoterapi

16 April 2020.

Jam 06.30 WIB kami sudah bersiap di Cancer Center, RS Santosa Kopo, Bandung. Cancer center berada di belakang gedung utama rumah sakit yang terhubung melalui penghubung di lantai 3 tak jauh dari klinik bedah onkologi. Karena ini pertama kali kami melakukan kemoterapi, sembari menunggu kami saling berbagi cerita dengan pasien lain.

Jam 07.00 WIB, petugas memperbolehkan kami naik ke lantai 5 dan hanya 1 orang penunggu yang diperkenankan masuk. Sebelum melakukan kemoterapi, pasien harus melakukan pemeriksaan darah terlebih dahulu. Jadilah kami kembali ke laboratorium di gedung utama lantai 1. Petugas lab mempersilakan kami untuk kembali ke ruang kemoterapi karena hasil lab akan diserahkan langsung kepada perawat di Cancer Center.

Tak terkesan seperti ruangan yang menyeramkan, unit kemoterapi ditata sedemikian rupa untuk menampung lebih dari 10 pasien yang terbagi menjadi 2 ruangan tanpa sekat. Tak ada pemisah antara pasien umum dan BPJS. Semua pasien kemoterapi dilayani dalam ruangan yang sama, ruangan yang bersih dan nyaman.

Kali pertama itu, ada 5 orang dengan sebagian besar merupakan penderita kanker payudara seperti halnya Ibunda dan semuanya sudah berumur di atas 50 tahun. Tak tampak kesedihan atau raut wajah yang murung. Semua tampak happy dan bersiap menghadapi kemoterapi kesekian kalinya dengan riang dan semangat.

Sambil menunggu perawat menyiapkan obat kemoterapi untuk masing-masing pasien, kami meneruskan obrolan di ruang tunggu tadi sambil tak lupa menyiapkan bekal untuk kami santap. Ya....semua berjaga membawa bekal makan siang dan camilan karena kemoterapi baru selesai sore nanti.

Sebagai newbie, kami mendengarkan nasihat pasien lain yang sudah menjalani kemoterapi ke 4 – 5x. Semua sepakat, semangat sehat kembali dan pasrah kepada Illahi adalah kunci menghadapi ujian ini.


Kemoterapi

Kemoterapi merupakan salah satu prosedur pengobatan kanker yang menggunakan bahan kimia yang sangat kuat untuk menghentikan atau menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Ada dua cara kemoterapi yaitu dengan obat atau infus yang ditentukan berdasarkan jenis dan stadium kanker serta kondisi kesehatan pasien.

Kemoterapi dilaksanakan 6 sesi untuk 1 paket dalam rentang waktu 3 minggu per sesi. Kemoterapi memberikan efek samping dalam tubuh yang berbeda-beda pada tiap pasien.

Salah satu pasien mengatakan efek gatal akan langsung terasa setelah 30 menit cairan infus masuk ke dalam tubuh. Efek lain adalah kerontokan rambut secara bertahap, kehilangan indera perasa sehingga tidak nafsu makan, pusing, dan lainnya.

Kemoterapi berlangsung hingga jam 5 sore. Karena kondisi Ibunda dalam keadan sehat maka perawat memperbolehkan kami pulang (sebagian pasien dengan kondisi tidak sehat diharuskan menjalani rawat inap). Kemoterapi berikutnya akan dilakukan 3 minggu ke depan. Perawat mengingatkan agar Ibunda selalu menjaga daya tahan tubuh dan jangan lupa untuk meminta regimen dan mendaftar kemoterapi untuk sesi kedua.

 

Bagaimana hari-hari Ibunda pasca kemoterapi sesi pertama?




No comments:

Post a Comment

Assalamualaikum, teman!
Silakan tulis komentarmu di sini.
Jangan lupa pergunakan bahasa yang baik yaaa