Rabu, 13 Maret 2013

Ramuan Tradisional Perawatan Rambut

Maret 13, 2013 0 Comments
Perawatan rambut jadi salah satu hal yang wajib meski seorang muslimah berhijab. Rambut yang tertutup hampir sepanjang hari seringkali menimbulkan problematika tersendiri. Meski tidak terlihat bukan berarti muslimah tidak peduli dengan kesehatan rambut dan kulit kepala. Untuk muslimah yang tidak sempat melakukan perawatan ke salon, perawatan rambut dapat dilakukan sendiri di rumah dengan menggunakan bahan alami yang biasa ditemui di dapur.

Mengatasi kerontokan rambut
Salah satu penyebab kerontokan rambut adalah rambut yang diikat. Saran pertama untuk mengatasi kerontokan adalah dengan memotong rambut lebih pendek dan tidak melebihi bahu –namun masih bisa diikat untuk menjaga kerapihan hijab ya.. 
Beban rambut yang berat akan mengakibatkan rambut mudah rontok terutama bila rambut tidak memiliki akar yang kuat. Saat berada di rumah dan tidak menggunakan hijab, biarkan rambut tergerai bebas tanpa diikat. Ada banyak merek shampo anti rontok atau anti hair fall, namun bawang merah atau air rendaman daun bayam bisa menjadi bahan alami untuk mengatasi rambut rontok.

Cara pertama dengan beberapa siung bawang merah yang dihaluskan. Untuk meminimalisir bau, tambahkan air perasan jeruk nipis dan aduk rata. Oleskan secara perlahan dan merata pada kulit kepala. Biarkan beberapa saat. Sambil menunggu, muslimah bisa mengerjakan pekerjaan rumah terlebih dahulu ;)

Setelah 30 menit bilas dengan air dan cuci dengan shampo yang biasa dipakai. Pada bilasan terakhir, campur air dengan air perasan jeruk nipis. Rambut akan terasa lembut dan mengembang serta kerontokan akan berkurang.

Cara kedua dengan menggunakan air rendaman daun bayam. Daun bayam yang telah dibersihkan direndam selama ±30 menit dan gunakan sebagai air untuk mencuci rambut. Diamkan selama 30 menit. Cuci kembali dengan shampo dan bilas dengan bersih. Cara ini tentunya lebih mudah dan bebas dari bau namun untuk beberapa kasus, rendaman air bayam akan menyebabkan rambut menjadi kering.

Ada lagi cara yang sederhana yaitu dengan menggunakan air tajin atau air cucian beras. Tentunya cara ini lebih mudah dan hemat karena tajin mudah kita dapatkan setiap hari. Ambil air tajin dan oleskan ke kulit kepala sesaat sebelum keramas atau dapat pula menggunakan sebagai bilasan langsung saat keramas.


Air tajin

Mengatasi ketombe
Rambut yang tertutup seharian juga rawan terhadap munculnya ketombe. Ketombe seringkali sukar dihilangkan terlebih muslimah berhijab tidak punya pilihan lain semisal harus mencuci rambut di pagi hari dan langsung berhijab atau menjelang malam hari dan tak lama kemudian tertidur. Rambut yang lembab, tak kering dapat menyebabkan ketombe tumbuh lebih mudah.



Jeruk nipis sudah lama digunakan sebagai bahan anti ketombe tradisional. Selain mudah didapat, jeruk nipis juga tidak terlalu mahal, satu buah jeruk nipis di warung sayur berkisar Rp.2.500. caranya tentu lebih mudah, potong jeruk nipis dengan irisan melingkar untuk memaksimalkan perasa air. Oleskan ke bagian kulit kepala secara merata dan tunggu selama beberapa saat. Cuci rambut dengan shampo dan bilas rambut hingga bersih. Selain menghilangkan ketombe, air jeruk nipis juga menyegarkan kulit kepala.

Ada cara ekstrim untuk menghilangkan ketombe yaitu dengan mengoleskan ‘mouthwash’ ke kulit kepala dan diamkan selama 15 menit. Cuci rambut dengan shampo seperti biasa. Cara ini cukup jitu. Kulit rambut akan terasa lebih segar. Namun hati-hati ya muslimah, pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan rambut lebih mudah rontok.

Memperlambat tumbuhnya uban
Sudah menjadi sunatullah uban akan muncul saat usia bertambah. Namun ada ramuan tradisional yang dapat memperlambar tumbuhnya uban yaitu dengan air rendaman daun teh hijau. Caranya daun teh hijau direndam dengan air panas. Tunggu hingga dingin. Air rendaman digunakan sebagai air bilasan terakhir saat mencuci rambut dengan shampo. Lakukan secara rutin ya 😊


Melembabkan rambut
Santan kelapa dapat bermanfaat untuk melembabkan rambut. Saat ini santan kelapa sudah tersedia dalam bentuk instan dan siap pakai jadi muslimah tak perlu repot untuk menyiapkan santan dari kelapa parut terlebih dahulu. 

Santan siap pakai dapat dioleskan langsung ke kulit kepala secara merata. Biarkan 30 menit. Untuk menghilangkan bau agak tengik. Oleskan jeruk nipis ke bagian kulit kepala dan helaian rambut. Diamkan kembali selama 15 menit. Cuci dengan shampo dan bilas dengan air hingga bersih. Untuk menghilangkan bau yang masih menempel, bilas dengan air perasan jeruk nipis dan bilas kembali dengan air.



Rambut indah, kuat dan sehat tentunya menjadi dambaan setiap muslimah. Cara sederhana ini sudah terbukti mudah dan murah dilakukan sendiri di rumah. Selamat mencoba ;)