Senin, 01 Januari 2018

Hanya ada Allah, aku…dan namamu


Tahun baru saja berganti…tak terasa perjalanan waktu menyentuh kembali bulan Januari. Di saat orang-orang kembali ke peraduan usai gempita menyambut pergantian tahun, sebagian terjaga..berkhalwat dengan Yang Maha Mendengar untuk memanjatkan segala doa dan asa.

Sepertiga malam terakhir …waktu mustajab untuk berdoa. Berdoa adalah pertanda kita memasrahkan diri kepada Sang Pencipta..kepada Yang Maha Memiliki..kepada Yang Maha Menentukan Segalanya.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah, 2 : 186)


Doa hakikatnya  memohon langsung kepada Allah atas segala pengharapan dan keinginan. Betapa indahnya untaian doa. Saat Allah menjadi sandaran yang paling menenangkan.

“Tidak ada yang mampu mengubah takdir selain doa dan tidak ada yang bisa menambah umur kecuali kebaikan.” (HR Tirmidzi 2065)

“Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri. Dan bertasbihlah kepadaNya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar).” (QS. Ath Thuur, 52 : 48 – 49).

Salah satu doa yang mustajab adalah doa yang dipanjatkan untuk saudara seiman tanpa sepengetahuannya. Orang-orang yang berbahagia dengan shalawat malaikat adalah orang yang didoakan oleh saudaranya dari kejauhan begitu pula dengan orang yang mendoakannya.

Setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan maka pada kepalanya ada malaikat yang diutus untuknya dan malaikat itu akan berkata : “Aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang dia dapatkan.”

“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim No 4912)

Jangan lupakan saudaramu di setiap engkau bermunajat.

Semoga Allah menjaga imannya, menjaga akhlaknya, menjaga hartanya agar tetap halal, mengkaruniakannya kesehatan, menyembuhkan hatinya yang terluka, memberikannya seseorang yang akan menjadi penyejuk jiwanya, dan menuliskan setiap kebaikan untuknya.
Semoga Allah menjaganya selalu.

Semoga Allah menjadikan kita semua ke dalam golongan orang-orang yang senantiasa dilimpahi dengan karunia dan keutamaan-Nya. Aamiin.

Foto : Dokumentasi pribadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Assalamualaikum, teman!
Jangan lupa tulis komentarmu di sini ya :)