Sabtu, 22 Februari 2014

Sebuah Catatan Perjalanan di Makkah : Memahat Rindu di Bumi-Mu (1)

Alhamdulillah...akhirnya berkesempatan menatap kota istimewa ini secara langsung. Makkah Al Mukaramah....Rasulullah tercinta lahir di kota ini. Berbeda dengan Madinah yang cenderung tenang. Hawa Makkah terasa lebih memanggil kita untuk selalu bergegas dan bersegera menuju rumah Allah.

Kota Makkah adalah kota yang dirindukan, tempat kita selalu ingin kembali seperti halnya doa yang kita lantunkan saat menunaikan tawaf terakhir.

“Ya Allah, janganlah Kau jadikan ini sebagai saat perjumpaan yang terakhir dengan rumah-Mu yang suci. Tetapi sekiranya Engkau telah menetapkannya sebagai perjumpaanku yang terakhir dengannya maka karuniakanlah surga bagiku sebagai gantinya.”

“Semoga kami termasuk orang-orang  yang kembali, orang ahli ibadah, ahli sujud dan kepada Allah kami semua memuji.”
“Aamiin”

Kota Makkah dari ketinggian
foto0474
Zamzam Tower


foto0507

foto0509

foto0481
Suasana Masjidil Haram

foto0508

foto0479

foto0480
Pintu Masjidil Haram dengan lengkungan khas nya

foto0471
Air Zamzam


foto0473

foto0472

foto0465

foto0470

foto0523

foto0514

foto0518
Pintu Ka'bah


img-20140318-wa0004

foto0595
foto0589
Jalur berlari-lari kecil Sa'i

foto0583
foto0587
Menepi Sejenak untuk Melepas Dahaga Saat Sa’i


foto0492

foto0498
Angkutan bis bagi jamaah : Jawara Timur

foto0580
foto0578
Miqot di Ji’ronah
foto0579
foto0544
Jabal Rahmah

foto0568
Tenda di Ara'fah...semoga Allah menyegerakan kita kesana untuk berhaji..aamiin
foto0627
Masjid terapung Jeddah

foto0617
Laut Merah, Jeddah


Foto : Dokumentasi Pribadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Assalamualaikum, teman!
Jangan lupa tulis komentarmu di sini ya :)